JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat total nilai ekspor Indonesia mencapai USD168,73 miliar di 2017. Namun jumlah ini masih kalah dengan negara tetangga lainnya yang tergabung di ASEAN.
Hal ini jugalah yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kurang puas sehingga dia meminta agar Indonesia bisa membuka pasar baru sebagai tempat promosi produk Indonesia.
Baca juga: BPS: Walau Ekspor RI Naik, Jokowi Tak Happy karena Kalah dari Malaysia
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan, agar Indonesia tidak hanya fokus pada tiga negara untuk produk ekspor. Karena saat negara tersebut mengalami masalah maka RI juga akan ikut kena dampaknya. Dia menyebutkan, masih ada banyak negara yang berpotensi untuk menjadi tujuan ekspor RI.
"Sebetulnya negara-negara Amerika Latin, saya pikir masih punya potensi besar. Juga negara-negara Afrika, tapi kemarin pak Presiden juga mengingatkan negara tetangga seperti Bangladesh seperti Pakistan, masih punya chance," ungkapnya di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (1/2/2017).