Baca juga: Investasi dan Ekspor Indonesia Kalah, Menko Luhut: Package Kurang Bagus
Namun, Kecuk menekankan, sebelum masuk ke negara-negara tersebut, RI harus melihat apa saja yang dibutuhkan oleh penduduknya dan melihat kemampuan apakah Indonesia mampu.
"Kuncinya adalah kita mampu enggak, sama kebutuhan konsumen dari negara-negara tersebut. Untuk produk apa yang kita harus kirim ke sana kan harus spesifik. Produk apa yang kompetitif," jelas dia.
Baca juga: Jokowi Kesal, Mendag Bakal Pindahkan Pusat Promosi Indonesia yang Tidak Produktif
Kecuk berharap, dengan langkah ini maka ekspor RI di 2018 bisa lebih tinggi karena harga komoditas juga saat ini sudah bagus. "Kemudian negara partner kita seperti Amerika dan China prediksi pertumbuhan ekonominya masih kuat," tukas dia.
(Fakhri Rezy)