JAKARTA - Inflasi Januari 2018 tercatat sebesar 0,62%. Angka ini lebih rendah dari Januari 2017 sebesar 0,97% tapi lebih tinggi dari Januari 2016 sebesar 0,51%.
Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan, inflasi awal tahun ini disebabkan oleh kenaikan harga komoditas pangan di pasaran terutama oleh komoditas beras. Pasalnya beras sejak Desember 2017 sudah menjadi pendorong utama inflasi.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan inflasi kali ini masih tinggi tapi penyebabnya besar dari tahun sebelumnya.
"Iya agak tinggi (inflasi). Agak tinggi tapi tahun kemarin karena administered prices seperti biaya STNK. Kali ini karena pangan, terutama beras dan ini sebetulnya sudah berlangsung bulan kedua. Bulan Desember udah agak tinggi," ungkapnya di UI, Depok, Jakarta, Jumat (2/2/2018).
Baca juga: Beras Penyumbang Inflasi Terbesar di Januari, Bagaimana dengan Februari?