Menurutnya, kenaikan harga beras ini juga sudah menjadi pembahasan pihaknya dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk bisa diselesaikan. Bahkan Kementerian Perdagangan (kemendag) melakukan impor sebanyak 500 ribu ton untuk bisa mengatasi kelangkaan stok yang membuat harga bergejolak.
"Sekarang (Januari dibandingkan Desember) lebih tinggi lagi (harganya) ya kita harus bekerja keras untuk menurunkannya kembali," jelasnya.
Baca juga: Beras hingga Daging Ayam Sumbang Inflasi Januari, Mendag: Pasokan Kosong
Namun, meski inflasi cukup tinggi Darmin yakin pemerintah bisa kembali menurunkannya. Hal ini lah yang menjadi keuntungan dari inflasi karena beda dengan yang lain kalau sudah naik susah turun lagi.
"Kita masih bisa punya harapan. Kita inginnya inflasi kita ada di sekitar 3% seperti 3 tahun terakhir," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)