Vice President Corporate Conmunication PT Angkasa Pura (AP) II Yado Yarismano mengatakan, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang di tahun-tahun mendatang, pihaknya telah menambah kapasitas bandara yang dikelolanya, termasuk Soekarno-Hatta.
Yado memperkirakan pada 2020 Bandara Soekarno-Hatta akan bisa menampung 100 juta pergerakan penumpang. Sejumlah perbaikan dilakukan mulai tahun ini dengan merevitalisasi terminal I dan II sehingga kapasitasnya bisa melayani 61 juta penumpang pada 2019-2020. Selain itu AP II juga merencanakan pembangunan terminal IV dengan ekspektasi bisa menampung 40 juta penumpang.
Pengamat penerbangan Arista Atmadjati mengakui, potensi pasar penerbangan di Tanah Air masih terbuka lebar. Hal tersebut terlihat dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai angka 260 juta, tetapi jumlah penumpang penerbangan domestiknya hanya sekitar 100 juta per tahun.
“Rasio penumpang udara di Indonesia hanya 0,47 kali bila dibanding kan jumlah penduduknya, berbeda dengan negara ASEAN lainnya,” kata Arista. Dia mencontohkan, jumlah penumpang penerbangan domestik di Malaysia mencapai 3 kali dari jumlah penduduknya. (Syarifudin/Heru Febrianto/Ichsan Amin)
(Dani Jumadil Akhir)