Setelah meninjau padat karya tunai tersebut, Presiden menjelaskan bahwa di Sulawesi Selatan terdapat 380 lokasi padat karya tunai.
"Ada berupa irigasi. Ada berupa jalan persawahan untuk mempermudah produksi. Dan kita harapkan saluran irigasi sekundernya sudah bagus. Nanti tersiernya baik sehingga terjadi peningkatan produksi," ujar Presiden kepada wartawan.
Baca juga: Jokowi Minta Kementerian Laksanakan Program Padat Karya Tunai
Sementara itu, untuk upah yang diterima berbeda-beda antardaerah. Di Kabupaten Gowa misalnya, upah untuk tukang Rp125 ribu per hari dan pembantunya Rp85 ribu.
"Di Kabupaten Gowa standarnya seperti itu. Yang jelas mengikuti standar yang ada sehingga jangan sampai merusak pasar. Memang dibandingkan di Jawa Tengah itu hanya Rp100 ribu per hari. Di lain tempat, di Sumbar Rp110 ribu per hari. Jadi jangan dibanding-bandingkan," tutur Kepala Negara.
(Dani Jumadil Akhir)