Digitalisasi UMKM Jadi Senjata untuk Bersaing

Arsan Mailanto, Jurnalis
Senin 26 Februari 2018 08:02 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

PANGKALPINANG - Geliat perekonomian di Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang diprediksi mengalami persaingan secara massive dengan daerah lain. Mengantisipasi hal tersebut Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Pangkalpinang memiliki strategi jitu seperti membangun digitalisasi UMKM.

Seperti diutarakan Ketua Umum BPC Hipmi Pangkalpinang Dhimas Rinaldi. Menurutnya perekonomian di Bangka Belitung ke depannya bakal mengalami persaingan secara signifikan. Jadi melalui progam digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), diyakini bisa menjadikan Pangkalpinang, sebagai kota jasa dan perdagangan yang berkembang serta berdaya saing.

"Digitalisasi UMKM adalah senjata untuk bersaing dengan daerah-daerah lainnya. Maka dari itu sebagai kota jasa dan perdagangan, Pangkalpinang tidak akan berkembang tanpa mengikuti perkembangan dunia digitalisasi," ujarnya ditemui Okezone.

Dhimas menjelaskan, akan terus menggelorakan semangat wirausaha agar pertumbuhan ekonomi di Kota Pangkalpinang khususnya harus meningkat, melalui beberapa program digitalisasi UMKM.

"Jadi dengan progam utama kita yakni digitalisasi UMKM, karena tanpa digitalisasi kami pikir untuk zaman sekarang ini era digital kita akan jauh tertinggal dengan daerah-daerah lain. Apalagi kota kita adalah jasa dan perdagangan, jadi digitalisasi adalah mutlak diperlukan," terangnya.

Kata dia, Hipmi akan terus menularkan virus-virus entrepreneurs, virus-virus wirausaha agar pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah meningkat dan tumbuh. Tentunya membutuhkan banyak pengusaha.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya