Bulog Siap Serap Beras Petani Asal Jangan Kemahalan

Feby Novalius, Jurnalis
Selasa 27 Februari 2018 10:43 WIB
Ilustrasi Beras. (Foto: Okezone)
Share :

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR R, Edhy Prabowo mengatakan pemerintah harus memperbaiki regulasi dan tata niaga beras sehingga bisa menyederhanakan rantai pasok yang terlalu panjang di pasar.

Selain itu, dia menilai kebijakan impor beras sebanyak 500 ribu ton yang dilakukan Kementerian Perdagangan merugikan petani. Menurutnya, impor beras belum begitu mendesak dilakukan, karena petani akan masuk masa panen raya yang dimulai dari Januari hingga Maret.

Dia menambahkan, saat ini stok pangan sampai dengan April masih aman. Berdasarkan data Bulog, pada musim panen ini dihasilkan beras sekitar 20,7 juta ton yaitu, Januari 2,6 juta ton, Februari 5,7 juta ton, Maret 7 juta ton dan April sekitar 5,5 juta ton. Karenanya, impor beras dengan alasan stok beras di Bulog dibawah 1 juta ton tidak wajar.

Menurut dia, apabila pemerintah memang serius memperbaiki tata kelola pangan, maka cadangan pangan Perum Bulog harus dinaikkan menjadi 20% dari saat ini hanya 8%.

Dia pun meminta pemerintah untuk terus memperbaiki regulasi dan tata niaga beras sehingga bisa menyederhanakan rantai pasok yang kini terlalu panjang di pasar. Pasalnya, tambah Edhy, rantai pasok beras yang panjang tersebut membuka peluang kepada para tengkulak atau spekulan untuk bermain harga di pasar.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya