Kerugian Menurun di 2017, Red Planet Siap Tambah Jumlah Hotel

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Senin 26 Maret 2018 15:31 WIB
Red Planet masih mencatatkan kerugian di 2017, namun jumlahnya menurun dibanding tahun sebelumnya (foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Emiten perhotelan, PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 4,84% di sepanjang tahun 2017 ke angka Rp68,36 miliar. Sebelumnya pendapatan PSKT di sepanjang tahun 2016 adalah sebesar Rp71,84 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain pendapatan terkoreksi, perseroan juga masih mencatatkan rugi di sepanjang tahun 2017 sebesar Rp33,31 miliar, tapi lebih ringan ketimbang tahun 2016 yang sebesar Rp53,54 miliar. Perusahaan tersebut bisa menekan rugi lantaran berkurangnya beban keuangan perusahaan di sepanjang tahun 2017 ini ke angka Rp2,83 miliar. Sebelumnya, rugi yang berasal dari beban keuangan di sepanjang tahun 2016 yang lalu adalah sebesar Rp24,10 miliar.

Pendapatan kamar masih menyumbang pendapatan tersebesar bagi perusahaan perhotelan ini sebesar Rp62,28 miliar. Sementara itu, pendapatan yang berasal dari makanan dan minuman menyumbang sekitar Rp1,89 miliar. Pendapatan perusahaan yang berasal dari penyewaan ruangan mencatatkan kontribusi sebesar Rp1,45 miliar dan pembatalan menyumbang sebesar Rp328,79 juta.

Meski kinerja tahun lalu kurang memuaskan, manajemen PT Red Planet Indonesia Tbk tetap memandang optimistis tahun ini dengan keyakinan mampu mencatatkan kinerja perusahaan lebih baik.

NG. Suwito selaku Presiden Direktur Red Planet Tbk pernah bilang, pihaknya menargetkan, pertumbuhan bisnis perusahaan ini bisa tumbuh 10% sampai akhir tahun ini. ”Indikasinya adalah terlihat dari tingkat okupansi yang naik, dan saat ini rata-rata 80%,” ujarnya.

Kenaikan tersebut salah satunya tertopang oleh sudah beroperasi salah satu hotel Red Planet di Pasar Baru setelah di renovasi secara menyeluruh. Faktor lain yang tidak kalah penting, katanya, adalah kondisi ekonomi domestik yang ia nilai mulai membaik. Bila kondisi ini terus terjaga, ia pun optimistis sampai akhir tahun ini, sudah tidak lagi mengalami kerugian.

Lantaran kondisi ekonomi mulai membaik, Red Planet pun mengambil kesempatan untuk mengerek tarif hotel sebesar 5% dari sebelumnya. Meski tarif hotel naik, Suwito tidak khawatir para tamu bakal memilih hotel yang lain lantaran secara perlahan pihaknya terus merenovasi hotel dan salah satunya adalah yang ada di Pasar Baru.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya