"Saya sudah biasa pakai pertalite bang. Meski sedikit mahal dari premium tidaklah masalah," imbuhnya.
Harga Pertalite Naik Rp200, Pertamina Sebut Akibat Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah
Santi, warga Selincah yang kendaraan lagi antri premium mengaku dari dulu menggunakan BBM premium. "Saya dari dulu pakai premium bang, dak pernah beralih ke BBM lain. Harganya masih terjangkau bang. Hemat, kalau lebih kan bisa beli jajan anak," tandasnya.
Begitu juga di SPBU di kawasan Talangbakung, antrean di petugas premium lebih banyak dari pertalite. Namun demikian, antrian tidak sampai mengular hingga keluar area SPBU. Antren di pengisian BBM premium masih sebatas wajar.
(Dani Jumadil Akhir)