Wika Gedung Bagikan Deviden Rp56,6 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Selasa 27 Maret 2018 17:37 WIB
Wika Gedung bagikan deviden Rp56,6 miliar yang diperoleh dari laba bersih per Juli-Desember 2017 (foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menyetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp56,6 miliar. Deviden tersebut merupakan dividen atas laba bersih per Juli – Desember 2017 sebesar Rp188,4 miliar, sedangkan laba bersih Januari-Juni 2017 telah dikapitalisasi menjadi modal disetor perseroan sebagaimana tertuang dalam Akta No. 37/2017. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain penetapan penggunaan laba bersih 2017, RUPST juga membahas agenda penting lainnya, antara lain; persetujuan laporan tahunan perseroan tahun 2017 termasuk di dalamnya laporan kegiatan perseroan, laporan pengawasan dewan komisaris serta pengesahan laporan keuangan untuk tahun buku 2017, penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perseroan, laporan evaluasi kinerja perseroan dan kepatuhan perseroan tahun buku 2018.

Kemudian penetapan tantiem tahun 2017, honorarium, tunjangan dan fasilitas untuk anggota Direksi dan dewan komisaris tahun 2018, laporan penggunaan dana IPO, perubahan anggaran dasar dan perubahan susunan pengurus perseroan. Untuk jajaran direksi diputuskan tidak ada perubahan dari susunan pengurus sebelumnya, sedangkan untuk jajaran komisaris diputuskan untuk mengangkat Gandira Gutawa S. sebagai Komisaris.

Tahun ini, WEGE menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp16,59 triliun atau naik sebesar 28,2% dari realisasi tahun 2017. Total kontrak terdiri dari target kontrak baru tahun 2018 sebesar Rp7,83 triliun dan carry over tahun 2017 sebesar Rp8,76 triliun.

“Komposisi perolehan kontrak baru tahun 2018 direncanakan berasal dari Pemerintah: 30%, BUMN: 30% dan Swasta: 40%,”kata Direktur Utama WEGE, Nariman Prasetyo.

Sementara untuk penjualan dan termasuk penjualan KSO, WEGE menargetkan Rp5,56 triliun atau naik 38,1% dari target tahun 2017 sebesar Rp4,03 triliun dengan target laba bersih tahun 2018 Rp425,7 miliar atau naik 48,9% dari target tahun 2017 sebesar Rp285,8 miliar. “Untuk pengembangan bisnis di tahun 2018, perusahaan menggelontorkan Belanja Modal sebesar Rp667 miliar,” ujarnya.

Tercatat hingga Minggu III Maret/2018, WEGE telah membukukan kontrak baru sebesar Rp2,29 triliun. Capaian kontrak baru tersebut terdiri atas perolehan beberapa proyek antara lain; Transpark Cibubur, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Ruko & Sekolah Podomoro Golf View Cimanggis, Gedung Fasilitas Produksi Media, Surveilans dan Epidemilogi, Teknik dan Pengawasan Mutu PT Biofarma (Persero), Perluasan Gedung Terminal Penumpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Transmart Majapahit Semarang dan Transmart Pekalongan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya