JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hari ini melakukan audiensi dengan importir terkait membahas tentang dwelling time yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok.
Seusai pembahasan Menhub menekankan tetap menginginkan waktu dwelling time sesuai dengan saat ini selama tiga hari. Tapi dirinya akan tetap berkoordinasi dengan pimpinan Kementerian/Lembaga (K/L) untuk lebih memperbaiki layanan dwelling time.
Baca Juga: Importir Curhat soal Dwelling Time ke Menhub Budi
"Rencana saya dwelling time itu tetap tiga hari, tetapi kita akan meninjau atau minta pada K/L untuk mengimprove apa yang musti dilakukan," ungkapnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (5/4/2018).
Menurutnya, ada beberapa hal yang akan diminta untuk diperbaiki di K/L yang ada. Mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), peralatan hingga fasilitas online.
Baca Juga: Terminal New Priok Tembus 1 Juta Kontainer
"Katakan SDM nya belum banyak maka mesti di tambah, kalau kurang kompeten harus menjadi kompeten, kalau tempatnya kurang luas jadi diperluas, kalau peralatannya kurang jadi ditambah, kalau online tidak konsisten harus konsisten. Nanti akan kita lihat lagi," jelasnya.
Baca Juga: Pelabuhan Tanjung Priok Pakai Sistem Inaportnet agar Tak Tertinggal
Sementara itu, Menhub menargetkan penyelesaian pembahasan dengan K/L ini bisa dilakukan secepatnya sehingga selesai juga cepat. Dengan demikian akan lebih cepat juga pelayanan dwelling time menjadi lebih baik.
"Saya harapkan dalam waktu sebulan itu lebih baik dan selesai," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)