Mengulik Fakta Lion Air Borong 50 Pesawat Boeing 737 MAX 10

Keduari Rahmatana Kholiqa, Jurnalis
Minggu 15 April 2018 15:28 WIB
Pesawat Lion Air. Foto: Dok. Lion Air
Share :

JAKARTA - Lion Air Group telah resmi melakukan pembelian 50 pesawat Boeing 737 MAX 10 dengan nilai USD6,24 miliar atau setara Rp85,4 triliun (kurs Rp13.700 per USD). Adapun peresmian pembelian ini dilakukan dengan penandatanganan kerja sama di Jakarta.

Presiden dan CEO Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, pembelian ini merupakan kelanjutan komitmen pembelian Boeing dan Lion Air Group yang telah dilakukan sebelumnya di Paris Air Show 2017

Untuk mengetahui lebih lanjut, Okezone Finance telah merangkum fakta-fakta terkait Lion Air Group membeli 50 pesawat Boeing 737 MAX 10, Minggu (15/4/2018).

1. Lion Air Group Membeli 50 Pesawat Boeing 737 MAX 10

Lion Air Group membeli 50 pesawat Boeing 737 MAX 10 dengan nilai USD6,24 miliar atau setara Rp85,4 triliun (kurs Rp13.700 per USD). Adapun peresmian pembelian ini dilakukan dengan penandatanganan kerja sama di Jakarta.

"Pesawat ini akan memberikan keuntungan lebih karena memiliki tingkat efisiensi tinggi dari segi bahan bakar, biaya operasional dan sangat sesuai dengan perkembangan armada yang semakin canggih," ungkap Presiden dan CEO Lion Air Group Edward Sirait di Hotel Grand Hyatt, Selasa (10/4/2018).

Menurutnya, Boeing 737 MAX 10 merupakan kombinasi sempurna dari jet lorong tunggal dan akan menjadi pesawat yang ideal. Pasalnya Boeing 737 MAX 10 akan melengkapi MAX 8 dan MAX 9 yang sudah dioperasikan pihaknya.

Senior Vice President Asia Pacific and India Sales Boeing Commercial Airplanes Dinesh Keshar mengatakan, sangat senang dengan langkah Lion untuk merealisasikan pembelian pesawat terbaru ini.

"Dengan 737 MAX 10 ini, Lion Air akan memiliki serangkaian pilihan armada yang efisien dan andal untuk mengoptimalkan jaringannya dalam melayani pelanggan sekaligsu meningkatkan keuntungan," jelasnya.

2. Beli Pesawat Boeing 737 MAX 10 Utang ke Bank Amerika?

Presiden dan CEO Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, semua total dana untuk pembelian ini dipinjam ke bank di Amerika Serikat. Artinya untuk membeli pesawat ini, Lion melakukannya dengan berutang di bank.

"Dana dari perbankan, semua dari Exim Amerika. Totalnya itu dari 50 pesawat itu USD6,24 miliar," ungkapnya di Grand Hyatt, Selasa (10/4/2018).

Namun, dia menjelaskan, kesepakatan dengan bank Exim Amerika masih bisa berubah. Karena pihaknya akan melihat lagi mana bank-bank yang bisa memberikan pinjaman dengan bunga yang lebih murah, tapi yang pasti saat ini masih dengan Bank Exim Amerika.

"Jadi jangan pikir kita pinjam dari bank dalam negeri. Kita didanai Bank Exim Amerika saat ini kesepakatannya, nanti bisa berubah, 100%. Bunganya rendah, saya tidak bisa mengatakan persisnya berapa, yang jelas murah kan kredit ekspor. Semuanya. Kita bisa ganti kalau ada yang lebih murah itulah negosiasi yang kita sepakati, jadi ada kepastian pendanaan," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya