Gubernur BI Beberkan Alasan Rupiah Anjlok ke Rp14.202/USD

Giri Hartomo, Jurnalis
Senin 21 Mei 2018 20:40 WIB
Foto: Penjelasan Gubernur BI soal Rupiah (Giri/Okezone)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini terus mengalami pelemahan. Bahkan pada perdagangan hari ini, Rupiah berada di level baru yakni Rp14.202 per USD.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, pelemahan nilai tukar Rupiah hingga melebihi angka Rp14.200 per USD dikarenakan ada beberapa tekanan dari banyak hal. Khususnya tekanan pada situasi perekonomian global.

Salah satunya adalah rencana Amerika Serikat (AS) yang menunda pemberian sanksi terhadap Iran. Sebelumnya, Amerika Serikat memang mengancam akan memberikan sanksi kepada Iran akibat aksinya menjalankan program rudal balistik beberapa waktu lalu.

"Memang ada tekanan dan dalam banyak hal itu karena rencana sanksi yang diberikan oleh Amerika mungkin enggak jadi dikeluarkan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/5/2018).

 

Selain itu lanjut Agus, terus menguatnya perekonomian Amerika Serikat juga sangat berpengaruh terhadap nilai tukar mata uang. Khususnya nilai tukar Dolar yang terus mengalami penguatan.

"Kemudian adanya sentimen positif untuk mata uang dolar Amerika Serikat," ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya