nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Kembali Rp14.000/USD, BI: Ada Perubahan Kebijakan di AS

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 15:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 30 278 1904495 rupiah-kembali-rp14-000-usd-bi-ada-perubahan-kebijakan-di-as-ezlFP3VLKG.jpeg Foto: Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (Yohana/Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, tekanan terhadap stabilitas khususnya nilai tukar Rupiah lebih karena perubahan kebijakan di AS yang berdampak ke seluruh negara, termasuk Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, semakin membaiknya perekonomian dan meningkatnya inflasi di AS akan mendorong peningkatan suku bunga the Fed, yang oleh sebagian pelaku pasar keuangan diperkirakan dapat lebih agresif menjadi 4 kali kenaikan dalam tahun ini.

"Kenaikan suku bunga yang lebih tinggi juga disebabkan oleh defisit fiskal pemerintah AS yang diperkirakan akan mencapai sekitar 4% dari PDB tahun ini dan 5% tahun 2019," kata Perry di BI, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

 Wajah Semringah Perry Warjiyo Usai Sumpah Jabatan Pelantikan Gubernur Bank Indonesia

Perry menambahkan, kedua perubahan kebijakan AS tersebut telah memicu kenaikan yield US Treasury Bond dan penguatan mata uang dolar AS terhadap hampir seluruh mata uang dunia.

"Ketidakpastian global juga meningkat sehubungan dengan ketegangan hubungan dagang antara AS dan China, serta beberapa ketegangan geopolitik regional," jelasnya.

 Wajah Semringah Perry Warjiyo Usai Sumpah Jabatan Pelantikan Gubernur Bank Indonesia

Berbagai faktor global tersebut telah memicu pembalikan modal asing (capital outflow) dan memberikan tekanan pada pasar keuangan di negara maju dan EMEs, termasuk Indonesia, baik penurunan harga saham, meningkatnya yield obligasi, maupun melemahnya nilai tukar terhadap dolar AS.

"Ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan yang cukup kuat terhadap tekanan eksternal pada saat ini sebagaimana ditunjukkan pula pada periode-periode tekanan global sebelumnya," tukasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini