nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kadin Yakin Asian Games Bisa Perkuat Nilai Tukar Rupiah, Ini Penjelasannya

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 17:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 30 278 1904580 kadin-yakin-asian-games-bisa-perkuat-nilai-tukar-rupiah-ini-penjelasannya-5iw1wUzKQm.jpeg Ketua Kadin Rosan Roeslani (Foto: Giri/Okezone)

JAKARTA - Indonesia akan menjadi tuan rumah dari Asian Games 2018. Event yang berlangsung 18 Agustus 2018, akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani mengatakan, adanya event Asian Games bisa berdampak bagus kepada nilai tukar Rupiah terhadap dolar. Seperti diketahui, nilai tukar Rupiah pada hari ini belum kembali keok dari dolar Amerika Serikat, pada hari ini Rupiah bergerak di angka Rp14.029 per USD. Padahal pada hari Senin lalu, Rupiah berada di angka Rp13.995 per USD.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53%

"Dampaknya akan sangat ada. Memperkuat mata uang kita," ujarnya saat ditemui di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Menurut Rosan, Rupiah akan menguat seiring banyaknya atlet dan juga suporter yang datang ke Indonesia. Karena, akan banyak atlet dan juga suporter yang butuh Rupiah untuk bisa berbelanja.

Secara tidak langsung, nilai tukar Rupiah akan menguat dengan semakin banyaknya yang butuh akan mata uang Indonesia ini. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan keterpurukan yang terjadi belakangan ini sebab, dalam beberapa waktu lagi Rupiah diyakininya akan menguat dengan sendirinya.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53%

"Karena perputaran uang akan bertambah. Atlet yang datang ke sini secara langsung tidak langsung akan memperkuat mata uang kita. Karena dia butuh Rupiah untuk belanja," jelasnya.

Lanjut Rosan, adanya event Asian Games juga bisa mendongkrak konsumsi. Sebab, akan sangat banyak masyarakat dari berbagai negara yang datang untuk berbelanja.

Di sisi lain, konsumsi juga akan meningkat seiring banyaknya lapangan kerja baru yang tercipta. Dengan adanya lapangan kerja baru, maka masyarakat mendapatkan penghasilan yang artinya bisa memiliki uang lebih untuk spending money (membelanjakan uangnya).

"Kalau saya meyakini (daya beli meningkat) saya cukup optimis ini karena ini satu event besar melibatkan kurang lebih 300.000 orang. Memang kita melihatnya gini dengan adanya event ini banyak usaha kecil menengah terbantu. Dapat kerjaan dapat income punya kemampuan untuk spending walaupun membantu pada saat ini. Karena event-nya kan hanya tahun ini," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini