JAKARTA - Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp14.000 per USD berdampak langsung pada harga jual barang di pasar Tanah Abang. Pasalnya, ada barang seperti baju yang dijual di tanah abang ternyata barang impor.
Salah seorang penjual pakaian Melida mengatakan, dolar AS menguat membuat harga beli barang dan biaya pengirimannya menjadi naik. Hal tersebut menjadikan harga pada pakaian olah raga menjadi naik.
"Rupiah terhadap dolar oh iya pengaruh dong. Kan belinya pakai dolar, kita impor dari sana. Belum kirimnya," tuturnya kepada Okezone.
Hanya saja, kata Melinda, jualan baju kali ini diputuskan untuk menahan harga, walaupun seharusnya sudah dinaikkan. Pasalnya, daya beli masyarakat sekarang belum menunjukkan peningkatan.
"Harga ya mau tidak mau ditahan. Lihat saja sepi pembeli, gimana naik," ujarnya.
Senada dengan Melinda, pedagang kaos tim (jersey) Ko Hasan mengatakan, di sini mayoritas kaosnya impor dari China. Ketika dolar menguat, otomatis harga beli serta pengirimannya naik.
"Pengaruh banget Rupiah, kita kan impor. Hitungan persennya saya kurang paham betul, tapi harusnya harga naik ini," tuturnya.
Ko Hasan juga mengaku untuk tidak menaikkan harga jersey. Pasalnya, daya beli masyarakat sekarang belum menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun lalu.
"Belum ramai ya ini. Masih sepi saja. Saya enggak tahu kenapa sepi, padahal mau dapat THR ya," tuturnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)