Dengan fokus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, maka di tengah gejolak ekonomi global Indonesia akan tetap tumbuh dengan baik. "Jadi kita enggak usah panik, ilmu kita sudah cukup pengalaman (di tahun 2008), kita juga ekononminya tetap baik," imbuhnya.
Dengan suku bunga acuan yang kini dilevel 4,75%, Purbaya menilai, masih ada ruang untuk pengetatan moneter. Pasalnya level ini tergolong rendah dibanding yang pernah ditetapkan yakni hingga ke kisaran 7%.
"Artinya untuk menaikkan bunga tanpa mengganggu ekonomi masih terbuka lebar. Yang penting kita jaga domestik demand, jadi enggak usah panik," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)