3. Achmad Zaky
Pria berusia 31 tahun ini menyimpan pundi-pundi kekayaan USD105 juta atau sekitar Rp1,5 triliun. Hal ini membuat bos Bukalapak itu menduduki peringkat 149 sebagai orang terkaya di Indonesia.
Bukalapak dibangun Zaky pada tahun 2010, dengan menyasar pemberdayaan pada Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Perusahaan layanan online market place ini menjadi startup Indoenesia keempat yang menyandang status unicorn. Melihat perjalanannya, Bukalapak membutuhkan waktu 7 tahun sejak didirikan hingga menjadi perusahaan dengan valuasi diatas USD1 miliar.
4. Nadiem Makarim
Nadiem merupakan orang dibalik kesuksesan platform penyedia layanan transportasi online, Go-Jek. Dirinya tercatat memiliki kekayaan senilai USD100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun di usianya ke-33 tahun. Tentunya membuat dia berada di dalam posisi ke 150 orang terkaya di Indonesia.
Go-Jek menjadi startup pertama asal Indonesia yang menjadi unicorn pada 2016 lalu. Setidaknya butuh wakrtu sekitar 6 tahun untuk Gojek menjadi unicorn setelah lahir ditahun 2010.
Status unicorn pun disematkan pasca Go-Jek menerima suntikan dana senilai USD550 juta dari konsorsium investor yang dipimpin Sequoia Capital dan Warbrug.
Go-Jek pun terus menerima dana segar dari beragam investor. Dari pihak asing Google, Temasek dan juga Meituan-Dianping sebanyak USD1,2 miliar atau setara Rp16 triliun.
Untuk investor dalam negeri, diantaranha ada PT Astra International Tbk (ASII) menanamkan modal sebesar USD150 juta atau sekira Rp2 triliun. Perusahaan ini pun kian membesar.
Tak puas hanya menjadi tuan di rumah sendiei, Nadiem membawa Go-Jek melebarkan sayap bisnisnya ke empat negara di ASEAN yakni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Singapura. Nilai investasi di empat negara tersebut diperkirakan sebesar USD500 juta.
Saat ini, Go-Jek terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah negara setempat dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan kesiapan operasional bisnis di masing- masing negara. Nantinya, bisnis Go-Jek tersebut akan dijalankan oleh tim lokal yang akan didukung oleh teknologi dan keahlian dari Go-Jek.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)