Usai Deklarasi Capres Cawapres, IHSG Rawan Aksi Profit Taking

Ulfa Arieza, Jurnalis
Senin 13 Agustus 2018 08:03 WIB
Ilustrasi: Foto Okezone
Share :

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini diramal bergerak positif usai deklarasi dan pendaftaran pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (cawapres) berlangsung aman.

Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 6.058-6.064 dan resisten dapat menyentuh kisaran 6.093-6.117.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, pelaku pasar pun akan memanfaatkan kenaikan pascapengumuman calon presiden dan wakilnya untuk kembali melakukan aksi ambil untung.

"Atau bisa juga pelaku pasar yang kecewa dengan tidak adanya muka baru dari pasangan calon-calon tersebut juga akan melakukan aksi jualnya," kata Reza dalam riset tertulis, Senin (13/8/2018).

 

Di sisi lain, rilis defisit transaksi berjalan (current account defisit/CAD) pada kuartal II 2018 yang naik menjadi USD8 miliar atau 3% dari PDB, memberikan sentimen negatif di pasar. Melebarnya defisit diakibatkan angka impor.

Reza mengatakan, pergerakan IHSG yang sempat menyentuh level 6.100 tidak bertahan lama seiring dengan adanya sentimen negatif dari makrofundamental ekonomi.

"Adanya sentimen ini dapat membuat rentan kenaikan IHSG untuk berbalik negatif," kata dia.

Adapun saham-saham pilihan pada awal pekan ini antara lain:

UNVR: Maintain buy selama mampu bertahan di atas 43.375. Support 43.300-43.375 Resisten 43.675-43.725

 

BRPT: Trading buy selama mampu bertahan di atas 1.960. Support 1.950-1.960 Resisten 2.020-2.040

BBTN: Trading buy selama mampu bertahan di atas 2.790. Support 2.760-2.790 Resisten 2.870-2.900

BTON: Trading buy selama mampu bertahan di atas 318. Support 316-318 Resisten 330-332

WSKT: Trading buy selama mampu bertahan di atas 2.090. Support 2.080-2.090 Resisten 2.160-2.200.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya