Rupiah Anjlok 14.600/USD, Sri Mulyani Singgung Krisis di Turki

Ulfa Arieza, Jurnalis
Senin 13 Agustus 2018 11:45 WIB
Foto: Sri Mulyani soal Rupiah (Okezone)
Share :

 

Kendati lebih rendah dibandingkan situasi pada saat periode taper tantrum di 2015 yang defisitnya lebih dari 4%, namun Sri Mulyani mengatakan Indonesia harus tetap waspada dan hati-hati, karena lingkungan yang dihadapi berbeda dengan 2015.

"2015 waktu itu quantitative easing masih terjadi dan kenaikan suku bunga masih belum dilakukan, baru diumumkan. Sekarang suku bunga sudah naik secara global dan quantitative easing sudah mulai dikurangi dan inilah yang menyebabkan tekanan menjadi lebih kuat terhadap berbagai mata uang di dunia," jelas dia.

 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya