Peninggalan Asian Games 1962, Bangunan Ini Masih Kokoh Berdiri Sampai Sekarang

Agregasi Qerja.com, Jurnalis
Senin 03 September 2018 08:30 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Asian Games 1962 merupakan ajang olah raga internasional pertama yang berhasil diselenggarakan di Indonesia. Dalam keadaan yang sebenarnya serba sulit, Indonesia berhasil memukau para negara undangan dengan fasilitas yang dibuat oleh pemerintah Indonesia pada masa itu.

Setelah 56 tahun berlalu, rupanya hasil pembangunan Asian Games 1962 ini masih bisa kita rasakan hingga saat ini. Apa saja hasil pembangunan Asian Games 1962 yang bisa kita saksikan hingga saat ini?

Stadion Utama Gelora Bung Karno


Stadion Utama Gelora Bung Karno merupakan fasilitas olah raga yang sengaja dibuat untuk Asian Games 1962. Indonesia pada masa itu belum memiliki kompleks olag raga yang mumpuni untuk digunakan dalam skala besar.

Dalam pembangunan stadion ini, Indonesia meminjam dana dan juga tenaga ahli dari Uni Soviet. Ketika awal digunakan, stadion ini memiliki kapasitas hingga 100.000 penonton, tetapi kapasitas ini dikurangi menjadi 76 ribu penonton karena renovasi.

Monumen Selamat Datang


Monumen Selamat Datang merupakan monumen yang dibangun di tengah-tengah Bundaran HI yang masih terjaga hingga saat ini. Monumen Selamat Datang merupakan sbeuah monumen yang sengaja dibuat oleh pemerintah untuk menyambut para tamu pada Asian Games 1962. Patung ini didesain oleh Henk Ngantung dan dibuat oleh pematung Edhi Sunarso

Hotel Indonesia

Terletak di sebelah Monumen Selamat Datang, Hotel Indonesia sengaja dibuat sebagai tempat menginap para atlet dan juga offisial dari negara tamu. Hotel ini didesain oleh arsitek asal Denmark, Abel Sorensen dan juga istrinya, Wendy Becker.

Hotel Indonesia diresmikan oleh Presiden Sukarno pada tanggal 5 Agustus 1962 dan saat ini sudah menjadi salah satu national heritage di Indonesia. Saat ini kegiatan operasional Hotel Indonesia dikelola oleh Kempinski Hotel.

Jembatan Semanggi


Jembatan yang sangat terkenal ini menjadi salah satu warisan dari Asian Games 1962 yang masih bisa kita nikmati hingga saat ini. Fungsi awalnya adalah untuk mempermudah arus kendaraan yang melewati persimpangan ini dari wilayah selatan ke wilayah utara Jakarta.

Jembatan Semanggi didesain oleh Soetami yang pada saat ini merupakan arsitek dan juga Menteri Pekerjaan Umum. Selain karena bentuknya yang menyerupai daun semanggi, daerah tempat berdirinyanjembatan ini dulunya memang banyak ditumbuhi oleh tanaman tersebut.

Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI)


TVRI merupakan stasiun televisi pertama yang ada di Indonesia dan sengaja dibuat oleh Pemerintah untuk menyiarkan pertandingan Asian Games 1962. Pada tanggal 24 Agustus 1962, TVRI mengudara secara langsung untuk menayangkan acara pembukaan Asian Games 1962 dari Istora Senayan Jakarta.

Kepopuleran TVRI sempat tenggelam di era Reformasi karena kemunculan televisi swasta di Indonesia. Tetapi, saat ini TVRI sudah menyesuaikan dengan kebutuhan pemirsa di Indonesia. Bahkan sekarang bisa menonton TVRI melalui streaming di internet.

Walaupun penyelenggaraan Asian Games 1962 ini mendapatkan banyak kritik karena tidak sesuai dengan kondisi bangsa pada saat itu, tetapi manfaat pembangunannya terbukti masih bisa dirasakan hingga saat ini. Tentunya keberhasilan Indonesia menyelenggarakan event Asian Games 1962 menjadi sebuah prestasi dan sejarah tersendiri bagi bangsa Indonesia.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya