Seperti diketahui, hingga November 2018 Bank Indonesia telah menaikkan bunga acuan hingga 175 basis poin (bps) atau 1,75%. Langkah ini dilakukan oleh BI untuk menjaga stabilitas moneter.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menambahkan, ketidakpastian global yang dipicu perang dagang antara Amerika Serikat dan China tidaklah mudah diselesaikan.
Meskipun sempat ada pertemuan antara kedua pemimpin negara Adi Kuasa tersebut dalam acara G- 20, namun hal ini bukan akhir dari perang dagang.
“lni bukan suatu yang mudah diselesaikan begitu saja, gapnya terlalu besar, keputusan AS juga tidak diterima negara lain. Walaupun ada perjanjian bilateral antara kedua negara, tapi masalah ini belum selesai. Ini jalan panjang yang harus diselesaikan lebih ke konsep ke depannya akan seperti apa,” terangnya.
(Dani Jumadil Akhir)