Andry menilai, KPR masih menjadi andalan warga untuk bisa memiliki rumah. Karena itu, dia yakin kenaikan suku bunga tak akan membuat bisnis properti menjadi lesu. “Tantangan ke depan adalah lebih pada suku bunga KPR yang kemungkinan naik pada 2019. Tapi perkembangan properti diperkirakan terus naik tahun depan,” imbuhnya.
Kebijakan-kebijakan pemerintah berdampak positif pada optimisme terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2%. Kondisi ekonomi diperkirakan stabil hingga akhir tahun jika pemerintah tetap konsisten menjalankan kebijakan yang berlaku. Mengamati data Rumah.com, Property, Index, dan data nasional, pasar properti nasional pada tahun 2019 akan lebih positif, melanjutkan tren yang telah terbentuk sepanjang 2018.
Hal yang perlu diantisipasi adalah Hari Raya Idul Fitri yang berdekatan dengan peristiwa politik (Pemilihan Presiden 2019). Meski kepuasan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga harga properti hunian tetap terjangkau sedikit menurun, mayoritas merasa optimistis dengan iklim properti Indonesia saat ini. Meski demikian, berbelitnya proses pengurusan KPR bisa menjadi penahan laju pasar properti nasional. Kebijakan pemerintah yang melonggarkan loan to value (LTV) atau uang muka membuka kesempatan bagi para pencari properti untuk membeli rumah dengan uang muka yang serendah-rendahnya.
(Feby Novalius)