Presiden Jokowi Sindir SPJ Berbelit-belit hingga Investor Libur Bayar Pajak 20 Tahun

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 16 Desember 2018 09:07 WIB
Foto: Presiden Jokowi (Okezone)
Share :

Presiden Jokowi: Menteri ESDM Ternyata Akuntan, Tahu Begitu Saya Jadikan Menkeu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampaknya sangat kesal dengan laporan surat pertanggungjawaban (SPJ) yang diaplikasikan dalam sistem administrasi sekarang ini. Dia pun meminta agar sistem SPJ ini diperbaiki agar tidak menghabiskan banyak energi untuk menyelesaikannya.

Dia pun telah meminta kepada Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk menyiapkan skema sistem SPJ yang tidak hanya akuntabel, tetapi juga harus cepat. Presiden pun sempat menyinggung sejumlah anggota kabinet nya yang ternyata merupakan akuntan.

“Saya kaget akuntannya bukan hanya Prof Mardiasmo (Wakil Menkeu). Menristekdikti (juga) akuntan. Menteri ESDM (Ignatius Jonan) juga akuntan, saya kaget. Tahu kayak gitu saya taruh di menteri keuangan,” ujar Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Dengan peran akuntan-akuntan tersebut, dia berharap agar sistem SPJ ini bisa disederhanakan.

“Sekarang saya ketemu dengan IAI, saya minta tolong disiapkan sebuah prosedur yang orientasinya bukan performa tapi substansi. Enggak usah banyak-banyak prosedur, Bagaimana bisa memotong agar bisa cepat. Karena menurut saya prinsip akuntansi kan cepat, murah, aman. Kan itu, bukan berorientasi pada prosedur yang berbelit-belit,” jelas Presiden.

Menurutnya, administrasi negara harus disederhanakan agar pimpinan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah bisa merespons cepat perubahan global yang berjalan sangat cepat. “Tapi kita terbentur dengan aturan orientasi bukan hanya outcome tapi juga output. Sekali lagi akutansi jangan mempersulit langkah yang membuat kita ke jebakan-jebakan kesalahan,” imbuh dia.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya