Liautaud bekerja 18 jam sehari untuk mengirimkan sandwich ke asrama universitas, juga melayani pelanggan di tokonya. Selain itu dia juga mempelajari tentang keuangan dasar dengan cepat. Dalam 12 bulan pertama dia meraup keuntungan USD154 ribu.
Kemudian, dia membuka toko keduanya pada 1986, dan pada 1994 telah memiliki 10 toko dengan penghasilan USD4 juta. Jimmy John pun mulai menjual waralaba pada tahun yang sama, yang sebagian besar di negara-negara besar agar berkembang lebih cepat.
Pada 2005, Liautaud memutuskan untuk mendiversifikasi kekayaannya dengan menjual sebagian perusahaan. “Jika saya menjual USD2 juta per tahun, saya masih bisa menjalani hidup,” katanya.
Baca Juga: Fakta Sederet Milarder yang Kekayaannya Naik Turun pada 2018