Banyak Korban, LIPI Minta Tata Ruang Wilayah Pantai Dievaluasi

Koran SINDO, Jurnalis
Jum'at 04 Januari 2019 11:43 WIB
Foto: Susi Air
Share :

Oleh karena itu, dia berpendapat, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus benar-benar bisa membuat tata ruang wilayah pantai yang berbasis risiko bencana. Eko berpendapat, pemerintah perlu membuat status provinsi dengan peringatan dini, sebab ada wilayah di Indonesia dengan lead time tsunami yang pendek, yakni kurang dari 10 menit. Hal ini artinya jika peringatan dini dari BMKG diklaim sampai ke masyarakat dalam kurun waktu 5 menit, tsunami hanya butuh 6-7 menit untuk sampai ke lokasi.

“Kalau di wilayah selatan Jawa itu (lead time) 15 menit jika sistem bekerja dengan baik. Namun pulau-pulau sebelah barat Sumatera itu lead timenya kurang dari 10 menit. Mereka hanya memiliki sedikit waktu untuk menyelamatkan diri,” sebutnya.

Dia mengatakan, pembelajaran yang didapat dari peristiwa tsunami ialah diseminasi peringatan dini tsunami melalui institusi-institusi pemerintah tidak mencapai masyarakat di wilayah bencana dan hanya berhenti di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi dan kabupaten. Hal ini terjadi karena ketiadaan petugas jaga 24 jam seminggu.

Peneliti Pusat Penelitian Kependudukan LIPI Denny Hidayati menyebutkan, perlu pendidikan siaga bencana yang sesuai dengan karakteristik lokal dan diperbarui sesuai dengan kejadian-kejadian bencana terbaru.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya