IPO Nusantara Properti Kelebihan Permintaan 3 Kali

, Jurnalis
Jum'at 18 Januari 2019 12:31 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Antara)
Share :

 

Sebelumnya, Direktur Keuangan dan Independen Nusantara Properti International Dessy Christian menuturkan, proyek di Selayar ditargetkan rampung sekitar Juli 2021 sedangkan di Rote pada akhir 2020 sehingga mulai beroperasi pada 2021. Sementara itu, proyek Maratua belum dapat dipastikan sebab lokasinya berada di dekat area tambang, sehingga perseroan masih menunggu perkembangan bisnis di sana.

Dessy menambahkan, dengan adanya akuisisi tiga aset pada akhir tahun lalu, perseroan bisa membukukan pendapatan Rp25 miliar hingga akhir 2018, melonjak dibandingkan dengan raihan Rp300 juta pada 2017. Hingga 2020, perkembangan pendapatan dari ketiga aset itu diperkirakan akan mencapai Rp31,6 miliar. Namun, setelah dua resor baru tersebut beroperasi, pada 2021 pendapatan perseroan akan mencapai Rp103 miliar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, IGD Nyoman Yetna menuturkan, minat perusahaan untuk mencari pendanaan di pasar modal melalui penawaran umum saham di luar ekspektasi. Melihat pencapaian target IPO meleset dari target, dirinya meyakini target IPO tahun ini sebanyak 35 perusahaan diyakini bakal tercapai kendati OJK berharap target IPO 100 emiten tahun ini bisa tercapai.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya