JAKARTA – Menyusul emiten yang sudah tercatat di pasar modal awal tahun ini, bakal di ikuti PT Nusantara Properti Internasional Tbk. Apalagi, perseroan belum lama ini telah mengantungi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada tanggal 14 Januari 2019 dan akan melakukan penawaran umum tanggal 15 Januari 2019.
Dilansir dari Harian Neraca, Rabu (16/1/2019), penjatahan saham akan dilakukan tanggal 17 Januari 2019 dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 18 Januari 2019. Perseroan menjadi emiten ke lima tahun ini menawarkan 2 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp103. Dengan demikian, PT Nusantara Properti Internasional Tbk akan meraup Rp206 miliar.
Baca Juga: Perusahaan di Papua Didorong Go Public
Secara bersamaan, melepas 2 miliar lembar Waran Seri I atau sebesar 33.33% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru. Jelasnya, setiap pemegang satu lembar saham baru perseroan berhak memperoleh satu lembar waran seri I dimana setiap 1 satu lembar Waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham dengan harga pelaksanaan Rp108 dalam waktu tiga tahun.