Beijing menyangkal tuduhan itu. Huang, yang mendirikan perusahaan pengembang properti China, Yuhu, itu belum mengomentari tindakan otoritas Australia itu. SMH melaporkan Huang pergi ke Thailand bulan lalu dan tidak diketahui dengan pasti di mana dia berada kemarin.
Australian Broadcasting Corporation (ABC) mengutip sumber yang menyatakan Huang tidak diizinkan masuk kembali ke Australia. Huang dalam beberapa tahun terakhir muncul sebagai salah satu donor politik terbesar di Negeri Kanguru.
Baca Juga: PM Australia Akui Hubungan dengan China Memburuk
Dia menjadi terkenal setelah anggota parlemen oposisi Australia, Sam Dastyari, pada 2017 terpaksa mundur setelah dituduh terkait kepentingan China. Anggota oposisi Sam Dastyari mendorong politisi senior agar tidak menemui aktivis pro demokrasi China yang menentang pemerintahan Beijing di Hong Kong pada 2015.
Sam Dastyari juga direkam saat memperingatkan Huang bahwa teleponnya mungkin disadap. Dastyari juga muncul dalam rekaman video sedang berdiri di samping Huang, muncul untuk mendukung upaya ekspansi China di wilayah sengketa Laut China Selatan, berlawanan dengan kebijakan partainya. (Syarifudin)
(Dani Jumadil Akhir)