Dalam kondisi ini, Bank Indonesia mampu membawa kebijakan sektor moneter dalam konteks strategi stabilitas, dan kebijakan pertumbuhan berupa makroprudensial, pendalaman pasar keuangan, sistem pembayaran dan ekonomi keuangan syariah.
Baca Juga: Sri Mulyani: Kondisi Perekonomian Normal pada Kuartal IV-2018
Meski demikian, situasi perekonomian global yang tidak bersahabat karena ancaman perang dagang maupun aliran modal keluar mampu dikelola melalui strategi yang tepat dari Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan yang memadukan antara stabilitas dengan pertumbuhan ekonomi.
"Strategi ini jika dapat dipertahankan dengan baik merupakan modal yang sangat penting dalam menghadapi kondisi perekonomian tahun 2019 yang secara teoritis akan lebih jinak dibandingkan tahun 2018," kata Achmad.
(Dani Jumadil Akhir)