Harga Avtur Tinggi Jadi Penyebab Mahalnya Tiket Pesawat, Simak Fakta Sebenarnya

Rany Fauziah, Jurnalis
Senin 18 Februari 2019 08:08 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

7. Avtur Bukan Penyebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Dilihat dari urutan dan kontribusinya, komponen tersebut adalah biaya leasing pesawat, biaya maintenance, repair dan overhaul, biaya avtur (bahan bakar), biaya SDM, dan biaya asuransi.

"Jadi menyikapi soal harga avtur dan memahami bahwa ini adalah bisnis murni business to business (b to b). Saya yakin Pertamina pasti akan jual avtur dengan harga yang pasti membuahkan keuntungan bagi BUMN ini walau harganya diturunkan sekalipun," kata pengamat kebijakan energi nasional Sofyano Zakaria di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

8. Jika Avtur Turun Harga Tiket Pesawat Disesuaikan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, jika harga avtur turun maka komponen-komponen dalam menentukan tiket pesawat juga bisa berubah. Artinya harga tiket pesawat juga kemungkinan besar bisa disesuaikan.

"Kalau harga avtur turun otomatis kan komponen-komponen biaya tarikan berpengaruh nanti kita lihat lakukan penyesuaian kembali," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

9. Presiden Jokowi Perintahkan Menteri Hitung Ulang Harga Avtur

“Tadi baru, tadi baru kita rapatkan. Saya sudah perintahkan untuk dihitung mana yang belum efisien, mana yang bisa diefisienkan, nanti akan segera diambil keputusan,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Gubernur Jambi, dan para duta besar baru RI untuk negara sahabat, di Istana Negara, Jakarta, yang dilansir dari Setkab, Rabu (13/2/2019) .

Presiden Jokowi memastikan akan segera mengambil keputusan terkait harga itu setelah ada kalkulasinya dari kementerian/lembaga terkait.

10. Swasta Minati Bisnis Avtur

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesomo menyambut baik pernyataan Presiden Jokowi tersebut. Bersama dengan British Petroleum (BP), pihaknya akan membentuk sebuah perusahaan patungan untuk merambah bisnis tersebut. Perusahaan patungan ini lah yang nantinya akan menjalankan bisnis bahan bakar termasuk Avtur.

"AKR sudah menandatangani joint venture dengan BP. Saat ini sedang tahap persiapan," ujarnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (14/2/2019).

11. Ditjen Pajak Membantah Bukan Karena PPN Avtur tinggi

"Selama ini avtur sudah terutang PPN 10%, jadi kalau dibilang pajak sebagai penyebab tingginya harga avtur saat ini, itu rasanya tidak tepat," ujar Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Dia menyatakan, bukan hanya Indonesia, tapi negara-negara lain juga menerapkan PPN pada avtur, meski besarannya berbeda-beda. Oleh sebab itu, jika PPN dikaitkan pada kenaikan harga avtur hingga berdampak pada tiket pesawat, hal yang tidak tepat.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya