Permintaan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini

Okky Wanda lestari, Jurnalis
Kamis 21 Februari 2019 15:54 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Heru/Okezone)
Share :

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga didukung oleh permintaan domestik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat mencapai 5,18% (yoy) pada triwulan IV-2018, meningkat jika dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 5,17% (yoy).

“Pertumbuhan ekonomi terutama didukung permintaan domestik sejalan dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga dan konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT),” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, di Kantor BI, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Baca Juga: Bappenas: Indonesia Sulit Capai Pertumbuhan Tinggi Tanpa Industrialisasi

Perry mengatakan, investasi juga tetap tinggi dipengaruhi optimisme investor yang tetap terjaga terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Sementara itu, ekspor neto tercatat negatif dipengaruhi pertumbuhan ekonomi global yang melandai dan harga komoditas yang menurun. Secara spasial, peningkatan pertumbuhan ekonomi ditopang Jawa dan Kalimantan sejalan meningkatnya kegiatan di sektor pertanian, jasa-jasa dan pertambangan.

Baca Juga: Fakta-Fakta Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Positif, Meski Tak Capai Target

“Dengan perkembangan ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat dari 5,07% (yoy) pada 2017 menjadi 5,17% (yoy) pada 2018 dan merupakan pencapaian tertinggi dalam lima tahun terakhir,” ujarnya.

Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2019 tetap solid pada kisaran 5,0-5,4%, didukung permintaan domestik, khususnya konsumsi rumah tangga dan konsumsi LNPRT yang meningkat, serta investasi yang tetap kuat.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya