JAKARTA - Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), di tengah meningkatnya mata uang Inggris poundsterling.
Sterling naik tajam setelah laporan media mengatakan bahwa Perdana Menteri Theresa May sedang bersiap untuk menawarkan versi amandemen dari perjanjian Brexit-nya ke parlemen dalam pemungutan suara kunci pada Selasa waktu setempat.
Anggota senior pro-Brexit dari Partai Konservatif May percaya dia memiliki "semacam" kesepakatan Brexit untuk diajukan ke parlemen, kata Editor Politik BBC, Laura Kuenssberg, mengatakan, seperti dikutip dari Reuters.
Baca Juga: Dolar AS Melemah di Akhir Pekan
"Kami mulai melihat beberapa tanda pergerakan dari London dan Brussels menuju kesepakatan Brexit dan itu membantu sentimen," kata Kepala Strategi FX WorldFirst Jeremy Cook dilansir dari Antaranews, Selasa (12/3/2019).
May akan melakukan perjalanan ke Strasbourg untuk pembicaraan terakhir dengan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker. Investor bersiap-siap untuk pemungutan suara parlemen tentang kesepakatan Brexit May yang dapat memutuskan syarat apa - jika sama sekali - Inggris meninggalkan Uni Eropa dalam waktu kurang dari tiga minggu.