JAKARTA - Proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan mulai memasuki studi kelayakan (feasibility study/FS) pada Juni 2019. Sebelumnya, proses pra-FS oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) telah selesai pada November 2018.
"Proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya baru akan dimulai studi kelayakannya pada Juni tahun ini," ujar Kepala Perwakilan Kantor JICA Indonesia Shinichi Yamanaka saat ditemui di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Baca Juga: Fakta Menarik Bor Raksasa China Ngebor Terowongan Kereta Cepat
Dia menyatakan, study kelayakan proyek ini diperkirakan memakan waktu hingga satu setengah tahun. "Kira-kira selesai 1 tahun sampai 1,5 tahun," imbuhnya.
Dalam proses studi kelayakan tersebut, JICA pun akan menghitung total biaya yang diperlukan untuk proyek tersebut. Sehingga pihaknya baru akan memutuskan besaran investasi yang akan diberikan Jepang setelah study kelayakan rampung.
"Nanti baru akan dipertimbangkan setelah keluar hasil FS-nya (berapa besaran investasi)," ujarnya.