Sementara itu pada pertemuan tahunan tingkat gubernur bank sentral anggota ASEAN yang juga diselenggarakan pada hari yang sama, disepakati dua poin komitmen utama
Pertama, mendorong terus berlangsungnya sistem pembayaran yang andal, aman, dan efisien sehingga kawasan ASEAN dapat berperan sebagai blok ekonomi yang lebih kompetitif.
Selain itu mendukung inisiatif pengembangan sistem pembayaran lintas batas antar negara anggota ASEAN, yang diharapkan dapat mendorong perdagangan dan pariwisata intra-ASEAN.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa Bank Indonesia mendukung inisiatif yang dibahas pada kedua pertemuan ASEAN tersebut, yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan, khususnya dalam memanfaatkan perkembangan ekonomi digital.
"Sesuai visi ASEAN, inisiatif ASEAN tersebut juga harus bertujuan untuk mencapai stabilitas sistem keuangan dan inklusivitas di kawasan," katanya.