Namun demikian, organisasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyebut skema perjanjian BRI akan menjebak negara-negara mitra dalam jebakan utang Tiongkok. Meski Indonesia menandatangan perjanjian dalam skema B to B, namun skema yang ditawarkan pemerintah itu dinilai belum jelas.
Tak hanya itu, proyek yang bernilaai ribuan triliun itu akan membuat pemerintah Indonesia tidak peka terhadap lingkungan hidup dan iklim. Menurut catatan Walhi, dari 28 proyek yang ditawarkan pemerintah Indonesia, masih ada proyek-proyek listrik energi kotor batu bara.
Dari proyek yang ditawarkan Indonesia, Walhi mencatat 42% di antaranya merupakan proyek kotor batu bara yang tidak ramah lingkungan. Proyek itu dianggap bertentangan dengan Kesepakatan Paris yang ditandatangani sejumlah negara tentang perubahan iklim dan pelestarian lingkungan
(Feby Novalius)