Secara kumulatif Januari-April 2019, nilai impor sebesar USD55,7 miliar atau turun 7,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan terjadi pada impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar USD2,06 miliar dan USD2,2 miliar.
"Ini ada pengendalian impor untuk impor di April 2019," ujarnya.
Baca Juga: Ekspor Anjlok, Neraca Perdagangan April Defisit USD2,5 Miliar
Dia melanjutkan, untuk tiga negara barang pemasok impor nonmigas terbesar selama Januari-April masih ditempati Tiongkok dengan nilai USD14,37 miliar atau 29,47%, Jepang sebesar USD5,32 miliar dan Thailand USD3,21 miliar. Impor nonmigas dari ASEAN 18,8%, sementara Uni Eropa 8,29%.
"Nilai impor semua golongan penggunaan barang baik konsumsi, bahan baku dan barang modal selama Januari-April mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya," tuturnya.
(Dani Jumadil Akhir)