JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, arus modal asing ke Indonesia (capital inflow) mencapai Rp112,98 triliun sejak Januari hingga Mei 2019. Jumlah tersebut terdiri dari dana asing yang mengalir di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan portofolio saham.
Adapun pada pasar SBN aliran modal asing sebesar Rp56,01 triliun. Sedangkan pada pasar saham sebesar Rp57,48 triliun.
Baca Juga: BI: Pertumbuhan Uang Beredar Tumbuh 6,2%
"Pasar valas bergerak sangat baik, supply dan demand terus bertumbuh. Terima kasih pada para eksportir, perbankan, yang giat untuk bertransaksi di pasar valas," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (31/5/2019).
Baca Juga: Transaksi Elektronik Bakal Diperluas ke Daerah