Ke depan, pengerjaan memfokuskan pada beton vertikal di P115 hingga 131. Untuk pengerjaan ini, terjadi penyempitan ruas jalan di sepanjang Yasmin menuju Simpang Semplak. “Karena terjadi penyempitan arus, kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan maupun kepolisian untuk meminimalisasi dampak kemacetan yang terjadi,” ucapnya. Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat berharap percepatan pembangunan infrastruktur tol BORR segera terlaksana sesuai waktu yang di tentukan. “Percepatan pembangunan jalan di Kota Bogor sudah sangat mendesak. Jadi kami mendukung penuh tol BORR dilanjutkan,” ujarnya.
Sekadar diketahui, PT Marga Sarana Jabar mendapatkan hak konsesi dari PT Jasa Marga sepanjang 11 kilometer untuk proyek tol BORR. Tol ini dibagi lima seksi, yaitu Seksi I Sentul Selatan-Kedung Halang sepanjang 3,85 km yang telah beroperasi sejak November 2009. Kemudian Seksi IIA Kedung Halang-Kedung Badak sepanjang 1,95 km telah beroperasi sejak Mei 2014. Selanjutnya Seksi IIB Kedung Badak-Simpang Yasmin sepanjang 2,65 km. Tahap berikutnya Seksi IIIA Simpang Yasmin-Simpang Semplak sepanjang 2,85 km. Terakhir Seksi IIIB Semplak-Junction Salabenda sepanjang 1,50 km.
(Haryudi)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)