Skema pendanaan yang disiapkan tidak hanya mengandalkan dana APBN. Namun tidak menutup kemungkinan sektor swasta diperkenankan ikut mendanai pembangunan jembatan terpanjang tersebut melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
"Bisa (ditawarkan ke swasta). Makanya, kan dilihat FS-nya nanti detail desainnya itu bisa atau enggak di-KPBU-kan," ucapnya
Jika nantinya menggunakan skema KPBU, jembatan ini bakal beroperasi sebagai jalan tol. Sebab perlu pengembalian modal yang dikeluarkan oleh swasta.
“Tergantung, kalau KPBU pasti tol. Kalau APBN ya bukan. Bisa saja tol," kata Basuki.
Sebagai informasi, jembatan ini bakal menjadi yang terpanjang di RI. Pasalnya saat ini jembatan terpanjang yang sudah berdiri tegak di wilayah NKRI adalah Jembatan Suramadu. Megastruktur tersebut menghubungkan antara Surabaya dengan Madura dengan total jarak 5,43 Km.
Berbeda dengan Suramadu yang hanya menyambungkan dua daratan, jembatan Batam-Bintan (Babin) akan melewati empat pulau, yaitu Tanjung Taluk, Pulau Ngenang, Tanjung Sauh, dan Lobam. Panjangnya sekitar 6,5 Km
(Dani Jumadil Akhir)