Dia menyatakan, berbagai insentif fiskal yang diberikan pemerintah juga akan semakin memikat investasi. Di antaranya seperti tax holiday, tax allowance, hingga restitusi pajak.
"Jadi, kita harapkan investasi asing langsung (FDI) dan penanaman modal asing akan tumbuh. Kemarin memang sempat kontraksi karena ketidakpastian di seluruh emerging country, tapi sekarang sudah kembali," ujarnya.
Optimisme itu juga menguat karena banyaknya tamu negara yang berkunjung ke Indonesia, menandakan kondisi ekonomi domestik yang memang menarik. Terbaru Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan dan Pimpinan Softbank, keduanya menyatakan minat berinvestasi di Tanah Air.
Kunjungan dari pihak Arab Saudi tersebut membuahkan investasi sebesar USD9,6 miliar atau setara Rp136 triliun. Sedangkan dari hasil kunjungan Softbank yakni investasi sebesar USD3 miliar atau setara Rp42 triliun.
"Kita lihat ada CEO Softbank yang menanamkan dananya melalui Grab Indonesia, lalu pangeran Arab yang datang dengan menawarkan investasi ke kita," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)