Taiwan dan UEA Berminat Investasi di Industri Petrokimia RI

, Jurnalis
Jum'at 02 Agustus 2019 18:13 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)
Share :

Saat ini, pemerintah menunggu tindak lanjut negosiasi kedua perusahaan tersebut untuk pengembangan komplek industri petrokimia terpadu di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

“Kami masih menunggu pembicaraan business to business (b-to-b) antara Pertamina dan CPC. Investasi mereka sekitar 8,62 miliar dolar AS,” imbuhnya, dikutip dari Antaranews, Jumat (2/8/2019).

Menperin optimistis dengan nanti beroperasinya sejumlah pabrik petrokimia skala raksasa di Tanah Air, bakal mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik yang besar.

Saat ini, industri di Indonesia menyerap produk petrokimia dan turunannya sebanyak lima juta ton per tahun.

“Jumlah ini terus tumbuh. Pabrik-pabrik itu akan beroperasi secara bertahap. Mereka baru selesai sekitar tahun 2023-2025. Dengan demikian, industri petrokimia kita bisa tumbuh lebih baik lagi,” paparnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya