20 Pekerjaan Kontroversial, Diminati 90's Tapi Justru Dijauhi Milenial

Delia Citra, Jurnalis
Kamis 08 Agustus 2019 18:07 WIB
Tenaga kerja (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Masyarakat di dunia terus mengalami perubahan tren dalam kehidupan. Bahkan, kebiasaan waktu kecil orang terdahulu dengan milenial akan membuat perbedaan yang besar.

Oleh sebab itu, Data Minnesota Population Center menganalisis microdata untuk sensus 1990 dan survei dari komunitas Amerika Serikat apda tahun 2017. Di mana analisis tersebut menguji industri mana saja yang diminati kedua kaum tersebut saat dewasa nanti.

Bahkan, hasilnya, ada sekira 20 pekerjaan di mana pada tahun 1990 sangat diminati, tetapi saat ini justru tak lagi diincar oleh milenial. Berikut ini selengkapnya, seperti melansir Business Insider, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

 Baca juga: 10 Negara Terbaik untuk Bekerja dengan Gaji Besar, Pilih Mana?

20. Toko Grosiran

 

Pada tahun 1990, 47% dari tenaga kerja ini berusia 21 hingga 36 tahun, yang turun menjadi 28% pada tahun 2017 (perbedaan 19 poin).

Penghasilan rata-rata di tahun 1990: USD53.662

Penghasilan di tahun 2017: USD50.235

19. Manufaktur produk kulit (kecuali alas kaki)

Pada tahun 1990, 43% dari tenaga kerja ini berusia 21 hingga 36 tahun, yang turun menjadi 24% pada tahun 2017 (perbedaan 20 poin).

 Baca juga: Pekerja Magang Bukan Buruh Murah!

Penghasilan rata-rata di tahun 1990: USD30.041

 Penghasilan di tahun 2017: USD31.976

18. Pembuatan sepeda dan transportasi

Pada tahun 1990, 49% dari tenaga kerja ini berusia 21 hingga 36 tahun, yang turun menjadi 29% pada tahun 2017 (perbedaan 20 poin).

Penghasilan rata-rata di 1990: USD35.927

Penghasilan di 2017: USD41.587

17. Layanan bus dan angkutan kota

 

Pada tahun 1990, 38% dari tenaga kerja ini berusia 21 hingga 36 tahun, yang turun menjadi 19% pada tahun 2017 (perbedaan 20 poin).

Penghasilan rata-rata di 1990: USD38.101

Penghasilan rata-rata di 2017: USD35.072

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya