Menjajal Bus Listrik, Ngegas Mulus Tanpa Suara

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 28 Agustus 2019 13:25 WIB
Uji coba Bus Listrik. (Foto: Okezone.com/Giri)
Share :

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan uji coba bus listrik seri MD12-E produksi PT Mobil Anak Bangsa ( MAB). Bisnis ini sekilas mirip dengan bus rapid transportation (BRT) yang beroperasi di Jabodetabek.

Okezone berkesempatan mencoba bus listrik ini pada, Rabu (28/8/2019). Bus listrik memiliki warna biru dengan tulisan Electric Bus.

Baca Juga: Motor Listrik dan BBM, Lebih Irit yang Mana?

Ketika naik bus listrik, para penumpang langsung disambut dinginnya Air Conditioner (AC) atau pendingin ruangan. Kemudian pemandangan kursi juga serba biru.

Ada sekitar tiga puluh kursi yang disediakan untuk penumpang bus listrik. Kursi yang disediakan juga jauh lebih nyaman dan empuk.

Adapun rinciannya, di dalam bus terdapat dua dek. Tujuh bangku berada di dek yang rendah, di dek tersebut ada ruang bagi penumpang untuk berdiri lengkap dengan pegangan tangannya yang menggantung rendah.

Sisa 23 tempat duduk lainnya ada di dek yang tinggi. Setiap tempat duduk dilengkapi dengan seatbelt alias sabuk pengaman.

Yang membuat lebih nyaman adalah suara mesin yang sama sekali tidak berbunyi. Bahkan ketika bus berangkat, tak ada getaran sedikit pun yang terasa oleh penumpang hanya ada bunyi suara AC saja yang terdengar.

Baca Juga: Aksi Jonan Jajal Taksi Listrik 5 Km

Wajar saja, perbedaan yang mencolok dari bus BRT lainnya terdapat pada penggeraknya. Bus ini menggunakan tenaga listrik berbasis baterai untuk sumber energinya.

Untuk spesifikasinya, bus dengan panjang 12 m meter ini dapat melaju hingga 70 km/jam. Totalnya sekali charge dengan maksimal daya 200 kwh, bus ini dapat berjalan sejauh 250 km.

Technical Director MAB Bambang Tri Soepandi menyatakan bus dengan tipe satu ini sudah diminati PT Angkasa Pura II dan PT Garuda Indonesia. Namun nantinya bis ini akan diproduksi lagi untuk Transjakarta rute 1 yakni dari Harmoni menuju Blok M.

"Bus ini baru di uji coba AP II 2 bulan yang lalu, mereka uji coba selama dua bulan. Lalu, Garuda dua bulan lalu uji coba satu bulan, setelah 17 Agustus minta extend sebulan," ujarnya saat ditemui di sela-sela uji coba di Kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Sementara itu, bus ini hanya membutuhkan waktu charger sekitar tiga jam saja. Dengan mencharger tiga jam saja, bis ini bisa beroperasi selama seharian dengan rute Blok M-Harmoni.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya