Dari hasil uji beban hari pertama sendiri, dinilai sangat bagus karena girder atau struktur yang dilakukan uji beban ini kaku. Menurutnya, semakin kaku strukturnya maka semakin bagus.
Jika uji beban ini lancar, maka tol Jakarta Cikampek ini akan mendapat sertifikat laik fungsi (SLF) dari Kementerian PUPR. Sehingga pada November 2019 nanti, ruas tol ini bisa segera dilewati oleh kendaraan.
“Hasilnya ini baru satu tipikal 37 km akan dicari ruas ruas unit apakah panjang 120 apakah grider I 120. Misalnya bentang 75 meter hasilnya tadi pertama dari segi kelenturan lebih kaku. Secara umum ruas ini safe,” jelasnya.
(Fakhri Rezy)