MALANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mendapat pertanyaan tajam dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat sesi tanya jawab usai orasi ilmiahnya.
Sang mahasiswa bernama Muhammad Naufal menanyakan urgensi kegunaan utang yang dilakukan pemerintah dan menyebut negara Indonesia darurat utang luar negeri.
Baca Juga: Setelah Green Bond Terbitlah Blue Bond, Apa Itu?
Sri Mulyani yang mendengar seksama penjelasan mahasiswa, akhirnya menjawab sambil tersenyum. Dia melempar data bagaimana negara-negara lainnya di dunia, sekalipun Amerika Serikat, Jepang, China pun juga berutang.
Tak hanya itu perempuan berusia 57 tahun juga memaparkan sebagian utang digunakan untuk sektor produktif misalnya pembangunan infrastruktur.
"Logikanya gini kalau kita membandingkan antar negara berdasarkan utang seharusnya bisa meng-compare. Bagaimana utang dikonversi ke Rupiah banyakan mana Indonesia dengan misalnya Malaysia," ujar Sri Mulyani.
Baca Juga: Pemerintah Matangkan Konsep Blue Bond, Ditargetkan Terbit Tahun Depan
Bahkan Menteri Keuangan asal Lampung ini mengaku heran jika ada mahasiswa yang menyebut Indonesia negara darurat utang.
"Bagaimana tolak ukurnya darurat? Jangan hanya menggunakan kata darurat utang, tapi tidak tahu tolak ukurnya," ucap perempuan berkacamata ini.