Boga mengungkapkan, tanpa adanya produk kimia, udara di Jatiluwih jadi lebih bersih dan segar, lingkungan pun tidak tercemar. Kemudian yang terpenting adalah kelestarian alam.
"Kawasan ini luar biasa, karena menambah nilai ekonomi sebagai argo eco tourism bagi masyarakat dan petani di sini. Harapan kami tentu kawasan pertanian ini bisa dipertahankan dengan proteksi," terang dia.
"Kemudian, perbaikan pengendalian hama penyakit. Kita bisa memperkenalkan teknologi organik dari biji-bijian hingga kencing kambing dan sapi untuk mengendalikan hama pengganggu tanaman," kata Boga menutup pembicaraan.
(Fakhri Rezy)