Luncurkan Fintech SPIN, Hary Tanoesoedibjo: MNC Group Punya Ekosistem Jasa Keuangan Lengkap

Rani Hardjanti, Jurnalis
Senin 04 November 2019 06:00 WIB
MNC Group luncurkan fintech SPIN. (Foto : MNC Group)
Share :

JAKARTA – MNC Group meluncurkan Smart Payment Indonesia (SPIN) bertepatan dengan perayaan HUT MNC Group ke-30 di Plaza Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (3/11/2019).

Peluncuran aplikasi super fintech ini melengkapi ekosistem jasa keuangan yang selama ini dibangun MNC Group.

"Ini untuk melengkapi totalitas kegiatan jasa keuangan MNC Group. Kami ada bank, asuransi, asset management, sekuritas, consumer finance, leasing. Jadi, ekosistemnya lengkap kalau ada digitalnya," ungkap Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

Dia mengatakan SPIN menyediakan tiga produk meliputi uang elektronik (e-money), dompet elektronik (e-wallet) dan transfer dana elektronik (digital remittance). "Jadi, ini akan melengkapi semuanya, conventional finance services dan digital finance services," tutur Hary.

Pria asal Surabaya, Jawa Timur itu mengungkapkan MNC Group bakal memiliki ekosistem yang lengkap bila kehadiran digital finance services tersebut digabungkan dengan seluruh unit bisnis MNC Group.

Saat ini, MNC Group punya unit media yang lengkap, mulai dari TV, Pay TV, layanan streaming hingga produksi konten. Selain itu, MNC Group mengembangkan bidang properti. "Jadi, kalau nanti ini digabungkan semua, menjadi suatu ekosistem yang langka," tegas Hary yang dua periode memimpin Federasi Futsal Indonesia itu.

Pria yang sudah mengajar di lebih dari 200 kampus se-Indonesia itu menegaskan digitalisasi merupakan keharusan di tengah era yang serba digital sekarang ini. Bila tidak mengikuti perubahan zaman, pasti akan ketinggalan.

"Jadi, memang kami akan besarkan. Apalagi sekarang zaman digital, tentunya hal yang penting bagi MNC Group secara keseluruhan," kata Hary.

Dia menambahkan untuk tahap awal SPIN akan memenuhi kebutuhan internal MNC Group. Namun, ke depannya akan terus dikembangkan untuk melayani seluruh masyarakat di Tanah Air.

"Jadi, awalnya akan masuk di dalam ekosistem kita sendiri. Sampai itu mapan, baru kita mulai melangkah keluar. Kami yakin ini bisa bekerja dengan baik," kata Hary.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya