Tak hanya itu, bahan bakar pendorong pertumbuhan perekonomian di China juga berasal dari IPO, hal ini dibuktikan bahwa perusahaan tradisional masih dapat menciptakan miliarder di China. Seperti, bos produsen makanan ringan Three Squirrels, Zhang Liaoyuan yang memulai debutnya dalam daftar dengan perkiraan kekayaan bersih sebesar USD1,6 miliar dan bos perusahaan perangkat lunak ArcSoft, Dan Hui Deng, yang membuat daftar dengan perkiraan value USD1 miliar. Kedua perusahaan ini go public pada bulan Juli.
Uniknya, meski perang dagang AS-China tidak berpengaruh terhadap bisnis sektor kesehatan, tapi lain hal dengan penjualan mobil China yang sedang terpuruk. Kekayaan Li Shufu, Bos Geely Group dan pemilik utama Volvo di China, harus merelakan kekayaannya yang terkoreksi menjadi USD12,9 miliar dari USD14,2 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)